Warta Negeri
Informasi dalam genggaman

Ade Yasin Ambil Langkah Tegas, Konser Si Raja Dangdut Akhirnya Dibatalkan

0 203

WNC – Pemkab Bogor mengambil tindakan tegas terhadap rencana konser Rhoma Irama di Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor yang akan berlangsung pada Minggu 28 Juni mendatang.


Melalui keterangan resminya, Bupati Bogor Ade Yasin melarang keras konser tersebut diselenggarakan. Ia pun merasa keberatan jika konser si ‘Raja Dangdut’ itu terlaksana. Karena wabah Covid-19 di Kabupaten Bogor yang masih sangat tinggi.


“Mohon bersabar dulu sampai pandemi ini berakhir, jadi saya minta agar konser tersebut dijadwalkan ulang nanti setelah suasana kondusif, lagipula khawatir terjadi penularan virus semakin meluas,” tegas Ade Yasin, Rabu (24/6).


Dari informasi yang didapat, rencana konser Rhoma Irama dan Soneta Group itu akan dilaksanakan di Kampung Kampung Salak, Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor. 


Acara tersebut diketahui merupakan undangan dari salah seorang warga Kecamatan Pamijahan dalam acara Khitanan Putranya.

Menurut Ade Yasin, rencana penyelenggaraan konser ini juga telah melanggar Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 35 Kabupaten Bogor yang sampai saat ini masih memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional. 


Ia pun mengaku, tak mau jika acara konser tersebut menjadi klaster baru dalam penyebaran coronavirus di Bumi Tegar Beriman.


“Jangan sampai ini berdampak pada peningkatan jumlah kasus kita. Jangan sampai upaya kita selama ini menjadi sia-sia,” jelas Ade Yasin.


Tak hanya itu, Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bogor ini juga menilai, Kabupaten Bogor belum bisa melaksanakan fase kenormalan baru atau New Normal, hal ini berdasarkan hasil perhitungan Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Jawa Barat, bahwa Kabupaten Bogor adalah wilayah yang berbatasan langsung dengan pusat transmisi Covid-19 yaitu DKI Jakarta dan termasuk ke dalam level kuning atau cukup berat. 

“Sehingga perlu menerapkan PSBB Proporsional,” jelas Ade Yasin.

Dihubungi terpisah, Camat Pemijahan Rosidin mengaku sudah memberikan sosialisasi kepada warga di wilayahnya jika hingga hari ini Pemkab Bogor masih memberlakukan PSBB Proporsional.
Menurutnya, sosialisasi tersebut sejalan dengan Perbup Bogor.

“Kami tetap tidak memberikan izin. Kita sudah koordinasi dengan Danramil, Kapolsek dan desa. Tapi mungkin untuk urusan (izin) itu ranahnya kepolisian,” kata Rosidin dihubungi wartawan.=WNC/AND

You might also like