Warta Negeri
Informasi dalam genggaman

Atlet Basket Diduga Terpapar Covid-19 di The Bucket List, Perbasi Desak Satgas Tutup Lapangan Sementara

0 556

WNC – Seorang atlet basket Kota Bogor terpapar Covid-19 diduga dari mini turnamen di lapangan The Bucket List, Kecamatan Bogor Utara. 

Alhasil dikhawatirkan hal ini menjadi klaster mengingat mini turnamen terus berjalan, selain itu Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) juga meminta agar Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Bogor menutup sementara lapangan the bucket list agar memutus mata rantai penularan Covid-19.

Sekretaris Umum (Sekum) Perbasi Kota Bogor Arry Paldy mengatakan, pihaknya sudah mengimbau kepada club-club basket Kota Bogor agar meminimalkan jadwal latihan agar mengurangi kerumunan, tetapi masih saja ada yang membandel hingga membuat Perbasi juga terkena imbasnya. 

“Ada atlet pelatcab Kota Bogor kena disitu. Statusnya Orang Tanpa Gejala (OTG). Ada dua orang lagi yang bergejala dan mau dirapid, akhirnya sepakat semua kami rapid tes. Intinya begitu, kami tengah koordinasi dengan bucket list. Karena turnamen dan pembukaan tempat itu kami tidak diberi pemberitahuan dan diundang. Tapi kalau ada hal seperti ini kami terkena imbasnya,” ungkap Arry kepada wartawan pada Selasa (22/12).

Arry melanjutkan, bahwa mini turnamen yang digela di bucket list mendatangkan club dari Jakarta, Kabupaten Bogor dan wilayah lainnya. Kalau Perbasi Kota Bogor akan latihan ada izin Dispora Kota Bogor, atas nama pelatcab Kota Bogor.

“Kami saja latihannya gak terlalu intensif karena Covid ini. Nah pihak Bucket List sama panitianya bagaimana ini?. Yang latihan disana masih bandel. Setelah dicari tahu yang mengadakan itu undang klub dari luar Kota Bogor. Saya juga tidak tahu total yang terpapar?. Dari perbasi satu orang, sisanya dua lagi masih gejala. Setelah kami lacak yang satu ini terakhir main di Bucket List. Saya belum dapat info akurat itu kapan, tapi disitu penuturannya,” tambahnya.

Arry menegaskan, untuk rekomendasi dari pihaknya minta agar The Bucket List tutup dahulu sampai benar-benar aman dan menerapkan Protokol kesehatan (Prokes) apabila akan menggelar mini turnamen. 

“Ya, mereka kan ngundang dari Jakarta, Kabupaten Bogor dan lainnya. Kalau kami saat latihan pelatcab kan tracingnya tidak sulit karena semua orang Bogor. Kalau di Bucket List kami tidak mengetahui yang datang dari mana saja, jadi harus tutup sementara dahulu,” tegasnya.

Sementara itu Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan, dirinya belum mendapatkan informasi perihal ada atlet basket yang terpapar dari mini turnamen di lapangan The Bucket List.

“Belum mendapatkan info, tapi ada empat atlet basket yang kontak erat dengan seseorang yang positif Covid-19 dan berasal dari klaster keluarga,” ungkap Dedie.

Dedie mengaku, apakah pihaknya akan menutup sementara tempat itu tahu bagaimana, masih dipikirkan.

“Nanti kami perdalam,” pungkasnya.=WNC/RZM

You might also like