Warta Negeri
Informasi dalam genggaman

Imbas Perppu No:1/2017, Saham Perbankan Pasti Tertekan

0 327

 

WNC – Imbas dari diterbitkannya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2017 tentang Akses Informasi Keuangan untuk Kepentingan Perpajakan, diprediksi saham-saham perbankan dipastikan akan mengalami tekanan.

Dengan adanya Perppu ini, Direktorat Jenderal Pajak memiliki kewenangan untuk mengakses data nasabah di seluruh lembaga keuangan baik di perbankan hingga aset di pasar modal.

Analis Bahana Securities Muhammad Wafi mengatakan, koreksi yang dialami sektor perbankan hanya dalam jangka pendek. Karena, sentimen ini tidak berkaitan dengan fundamental perbankan.

“Tampaknya saham perbankan akan mengalami tekanan secara menyeluruh, tetapi cuma jangka pendek saja,” kata dia.

Wafi menjelaskan, imbas yang pertama kali akan dialami oleh sektor perbankan adalah penurunan pendapatan dari kartu kredit. Pengguna diperkirakan akan menahan penggunaan kartu kredit sebagai respons dikeluarkannya Perppu. Mereka cenderung menahan pengeluaran menggunakan kartu kredit sebagai wujud kekhawatiran pembukaan data oleh Ditjen Pajak.

“Pastinya akan terkena imbas terutama dari user kartu kredit, mereka akan stop untuk menggunakan kartu kredit sementara jadi mereka masih wait and see imbas dari penerbitan Perppu,” tambahnya.

Kendati demikian, kondisi ini tidak akan berlangsung lama, kurang lebih satu hingga dua kuartal. Selain itu, sumbangan kartu kredit kepada pendapatan perbankan juga terhitung kecil, sehingga tidak mempengaruhi kinerja pemimpin sektor keuangan ini.

Adapun perbankan juga dapat menggunakan alternatif untuk menutupi penurunan kontribusi kartu kredit melalui pos kredit lainnya.=WNC/ZAK

You might also like