Warta Negeri
Informasi dalam genggaman

Inovasi Kadiskominfo Ditengah Pandemi, Luncurkan Aplikasi Yang Bisa Lacak Kasus Covid-19 di Kota Bogor

0 245

WNC – Terobosan terbaru kembali diluncurkan Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Bogor yaitu aplikasi get.jejakapp.id. Aplikasi berbasis android teranyar itu untuk mengetahui riwayat perjalanan dan keamanan di masa covid-19 ini, juga sebagai alat pengingat perjalanan untuk membantu Pemerintah Kota Bogor dalam melawan Covid-19.

Kadiskominfo, Rahmat Hidayat mengatakan, aplikasi get.jejakapp.id ini digunakan untuk melakukan check in saat warga berkunjung ke mall dan venue lainnya yang sudah menjadi member jejak venue Kota Bogor.

Gunanya untuk melacak warga yang datang ke mall agar dapat diketahui data-datanya. Peristiwa pasien positif di Mitra 10 yang sulit mendapatkan data atau melacak warga yang berinteraksi disana, menjadi bahan evaluasi sehingga Diskominfo meluncurkan aplikasi Jejak ini.

“Jadi ketika ada yang terkonfirmasi positif untuk mencari orang orang yang berinteraksi atau kemungkinan kontak dengan pasien positif, maka akan lebih mudah dengan adanya aplikasi Jejak ini,” katanya.

Rahmat menjelaskan, tujuan aplikasi Jejak itu menyediakan data warga yang bersamaan disuatu tempat terutama tempat keramaian, sehingga jika suatu saat ada warga yang dikonfirmasi positif, jadi mudah melacaknya, baik yang kontak langsung atau berinteraksi. Aplikasi ini berbasis barcode yang juga sudah diterapkan di negara negara maju dan berkembang seperti Singapura, News Zealand dan lainnya.

Bagi warga yang memiliki Smartphone bisa langsung segera klik tautan get.jejakapp.id , lalu download dan install di gadget. Nanti Scan QR code akan tersedia di pintu masuk mall saat mengunjungi mall.

“Caranya, warga yang datang ke mall itu harus mendownload aplikasi Jejak di playstore, kemudian melakukan register data, seperti NIK, foto diri, no HP. Ketika datang ke mall yang sudah bekerjasama dengan Pemkot, maka pas begitu masuk mall, harus melakukan scan QR code yang sudah disediakan di mall ketika masuk, dan kemudian melakukan scan kembali ketika pulang. Artinya data data orang tersebut tersimpan di server Pemkot Bogor. Scab QR code itupun langsung terkoneksi dengan server milik Pemkot Bogor,” jelasnya.

Pemkot Bogor juga akan melakukan uji coba aplikasi Jejak pada Rabu (23/6) di mall Botani, Jalan Pajajaran. Apabila sukses, maka semua mall di Kota Bogor yang sudah aktifasi akan menggunakan aplikasi jejak tersebut. “Rencananya akan di launcing pada minggu depan dan kedepan semua mall mall yang ada di Kota Bogor akan menggunakan aplikasi Jejak,” imbuhnya.

Selain itu, apabila warga tidak membawa smartphone, maka pihak mall akan menyiagakan petugas khusus untuk mencatat data data warga tersebut. Jadi ada 3 aplikasi diantaranya, aplikasi untuk pengunjung, aplikasi untuk mall dan aplikasi untuk Pemkot Bogor.=WNC/SRF

You might also like