Warta Negeri
Informasi dalam genggaman

Kota Bogor Siap Hadapi Fase AKB

0 315

WNC – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional di Kota Bogor akan berakhir hari ini, Kamis (2/7). Pemkot Bogor tengah menyiapkan skema dan aturan dalam menghadapi Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

Walikota Bogor Bima Arya menyampaikan, sudah dilakukan rapat bersama dengan Gubernur Jabar Ridwan Kamil. Hasil rapat intinya, wilayah Bodebek dari Gubernur dikatakan bahwa angka penularan paling rendah itu di Kota Bogor yang hanya 0,33. Upaya dan perjuangkan Kota Bogor menangani dan perang melawan corona sangat diapresiasi Gubernur dengan semakin melandai nya kasus covid-19 di Kota Bogor.

“Gubernur menyerahkan kepada Bodebek kedepan deperti apa dan dalam kerangka PSBB proporsional. Kita Kota Bogor sudah dipersilahkan siap siap menjalankan AKB,” kata Bima.

Namun demikian, menuju normal didalam proses AKB itu dilakukan terhadap bidang bidang tertentu. Ada yang sudah diperbolehkan beroperasional ataupun masih ada yang belum boleh oprasional. Contohnya dalam waktu dekat, Pemkot Bogor akan mengijinkan Ojeg Online (Ojol) menarik penumpang, tentunya dengan menerapkan dan menjalankan protokol kesehatan sesuai aturan.

“Selain Ojol, kita juga memperbolehkan hotel untuk buka, tapi dengan menerapkan dan menjalankan protokol kesehatan yang baik dan sesuai aturan. Kita akam bertahap dan tentunya AKB ini akan dilaksanakam setelah PSBB selesai besok,” jelas Bima.

Politisi PAN ini menambahkan, memasuki AKB setelah PSBB berakhir, ada beberapa mekanisme aturan baru dan masih dalam pembahasan. Pemkot Bogor juga terus menekan penyebaran covid-19, diantaranya dengan mengintensifkan melaksanakan kegiatan swab test. Bima menyebutkan, sampai saat ini sudah dilakukan swab test sebanyak 4 ribu orang dan ditargetkan akan dilakukan sampai 8 ribu orang.

“Kita akan terus laksanakan tes swab secara masif, sekarang sudah 4 ribu yang di swab test, nanti kita targetkan sampai 8 ribu orang. Kita lakukan itu agar betul betul Kota Bogor terbebas dari covid-19,” tandasnya. 

Namun, Bima mengaku, ia masih menerima peringatan dari Ridwan Kamil atas potensi terjadinya lonjakan kasus lagi, karena posisi Kota Bogor yang berdekatan dengan Jakarta dan Kabupaten Bogor.
Untuk itu ia mengingatkan kepada masyarakat Kota Bogor, agar selama penerapan pra-AKB selama satu bulan kedepan memperhatikan tiga aspek kehidupan baru. Yaitu mencuci tangan, menjaga jarak dan menggunakan masker.

“Makanya saya kemarin bikin video goyang AKB itu untuk mengingatkan masyarakat agar tetap memperhatikan protokol kesehatan selama masa pra-AKB,” pungkasnya.=WNC/SRF

You might also like