Warta Negeri
Informasi dalam genggaman

Laporan Polisi Batal Dicabut, Direksi RS Ummi Penuhi Panggilan Polisi

0 221

WNC – Proses pemeriksaan terhadap jajaran direksi RS Ummi Kota Bogor terus berlanjut. Dari pantauan, tiga orang jajaran direksi RS Ummi, tiba di Mako Polresta Bogor Kota sekitar pukul 13.00 WIB, Senin (30/11).

Sebelum memulai pemeriksaan di unit reserse kriminal di lantai tiga gedung Polresta Bogor Kota, Direktur Umum RS Ummi, Najamuddin, menyatakan bahwa kedatangannya merupakan pemenuhan panggilan pihak kepolisian.

“Ya hari ini kami diundang untuk wawancara di lantai tiga,” ungkap Najamuddin, kepada awak media.

Najamuddin pun mengaku masih berharap, apa yang disampaikan oleh Wali Kota Bogor, Bima Arya kemarin, saat menggelar preskon terkait dicabutnya laporan dari Pemkot Bogor kepada RS Ummi bisa dicabut.

“Semoga seperti yang disampaikan seperti kemarin disampaikan Walikota saat kita konpers (cabut laporan),” jelas Najamuddin.

Terpisah, Kasatreskrim Polresta Bogor Kota, AKP Firman Taufik, menerangkan, sebelum melakukan pemeriksaan terhadap jajaran direksi. Pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa karyawan RS Ummi dan dari pihak Satgas Covid-19 Kota Bogor.

Namun, ketika ditanyakan berapa total saksi yang dihadirkan dalam pemeriksaan ini, Firman sendiri enggan menjawab, lantaran proses pemeriksaan masih berjalan.

“Nanti ya, kita masih nunggu dulu yang belum hadir,” tandasnya.

Tak hanya Najamudin, perwakilan Satgas Covid-19 Kota Bogor seperti Agustian Syach dan Ferro Sopacua pun memenuhi panggilan polisi ini.

“Iya, saya sudah dimintai keterangan oleh polisi tadi,” singkat Agustian Syach.

Serangkaian pemanggilan ini menandakan jika Satgas Covid-19 Kota Bogor tak jadi mencabut laporannya kepada RS Ummi.=WNC/NVT

You might also like