Warta Negeri
Informasi dalam genggaman

Pindah ke China, Dapat 42 Miliar Per Tahun

0 379
WNC – Pebasket yang juga mantan bintang Toronto Raptors, Jeremy Lin akhirnya kembali ke negara asalnya, China. Hal ini diketahui, setelah ia menandatangani kontrak dengan klub Beijing Shougang Ducks dan bermain di Asosiasi Bola Basket China (CBA) untuk musim depan.

Dilansir dari laman South China Morning Post, soal kepindahan sang pemain telah dikonfirmasi oleh salah satu media televisi asal China, Sina Weibo yang menunjukkan Jeremy Lin sedang menandatangani kontrak dengan klub asal China tersebut.

“Beijing, saya di sini,” sebut Lin.
Pemain berusia 31 tahun itu dalam beberapa minggu terakhir memang kerap dikait-kaitkan akan bergabung ke klub ibu kota China. Namun kabar ini secara resmi baru diumumkan Selasa, (27/8/19) waktu setempat.
Lin yang punya basis penggemar yang cukup besar di wilayah Asia, sudah diperkirakan akan berlabuh dengan tim CBA, setelah gagal mendapat kesepakatan dengan klub NBA meski berstatus sebagai Free Agent. Resmi bergabung, Jeremy Lin sah menjadi pemain termahal yang bermain di CBA. Dalam sebuah laporan, pemain berpaspor AS itu telah mendapat tawaran sebesar 3 juta dolar AS (sekitar Rp42 miliar) per tahun selama berseragam Beijing Shougang Ducks.
Lin memilki catatan menarik ketika bermain di NBA. Selama sembilan tahun berkarier, Jeremy Lin sukses mendapat gelar NBA pertamanya saat berseragam Toronto Raptors musim lalu. Ini sekaligus menjadikan Lin pebasket berdarah Asia-Amerika pertama yang berhasil merengkuh titel bergengsi di Amerika tersebut.=WNC/FKZ/ISP*
You might also like