Warta Negeri
Informasi dalam genggaman

Sebelum Pilgub Jabar Berlangsung, PKS Ngaku Sudah ‘Diserang’

1 666

 

 

WNC – Setelah mengumumkan hasil Pemira DPW PKS Jawa Barat dan menyisakan dua nama untuk maju di Pilgub Jabar yaitu Netty Heryawan dan Ahmad Syaikhu, maka PKS mengaku mendapatkan serangan politik dari pihak luar yang ditujukan kepada dua kandidat bakal cagub Jabar tersebut.

“Kita sebenarnya menganggap wajar, siapa pun yang ingin menang dalam kontestasi politik, termasuk jika ada serangan politik, kampanye hitam, termasuk serangan ke Ahmad Heryawan (Aher) juga ada,” kata Ketua Tim Pemenangan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat serta Pilkada Serentak Wilayah Jawa Barat 2018 Ridho Budiman Utama.

Ridho menuturkan, serangan politik yang ditujukan kepada Netty Heryawan terkait isu gender dan dinasti politik di Pilgub Jawa Barat 2018. Mungkin di luar sana sudah muncul isu dinasti politik dan masalah penolakan ada kader perempuan. Namanya juga politik kan gitu ada dinamikanya. Tapi kami sudah mengantisipasi hal-hal tersebut,” tegasnya.

Menurut dia, saat ini pihaknya malah fokus untuk lebih mengenalkan kedua kandidat bakal cagub Jabar 2018 kepada masyarakat.

“Kami telah instruksikan ke daerah-daerah untuk menyosialisasikan dua calon dari PKS. Termasuk dalam acara Ramadan, agar mereka disosialisasikan dan diinteraksikan dengan masyarakat di daerah,” kata dia.

Ia mengatakan untuk mengoptimalkan sosialisasi tersebut, pihaknya sudah membentuk Panitia Pelaksanaan Bulan Ramadan untuk menyingkronkan pelaksanaan kegiatan di daerah agar kedua calon tersebut dilibatkan.

Sementara ketika ditanyakan kapan DPP PKS akan mengumumkan siapa yang keluar sebagai cagub Jabar dari hasil Pemira DPW PKS Jawa Barat tersebut, Ridho menyatakan belum mengetahui hal itu.=WNC/FIN

 

You might also like