Warta Negeri
Informasi dalam genggaman

Sejak PSBB Dimulai, 2281 Orang Melanggar Peraturan

0 223


WNC – Sejak diberlakukannya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Bogor sejak 15 April hingga hari ini, Minggu (17/5).

Sebanyak 2.281 orang telah melakukan pelanggaran terhadap PSBB. Data tersebut merupakan hasil pendataan tim gabungan dari Dishub, Satpol-PP, TNI dan Polri yang berjaga di 10 titik cek point yang tersebar di Kota Bogor.


Dari hasil pendataan dari 15 April sampai 17 Mei, adapun jenis pelanggaran yang paling banyak dilanggar oleh masyarakat adalah jenis pelanggaran tanpa masker, dimana terdapat 837 orang pelanggar. Lalu ada 454 orang yang melanggar karena tidak memakai sarung tangan, 405 orang pelanggar jumlah penumpang roda empat, 284 pelanggar jaga jarak (mobil), 268 pelanggar KTP tidak sesuai (motor) dan 33 pelanggar suhu diatas normal.


“Meskipun tren pelanggaran ini menurun setiap harinya, tapi kami ingin mempertegas dan menjaga penyebaran agar tidak terlalu luas dengan menerapkan sanksi baru,” ujar Kabag Hukum dan HAM Setda Kota Bogor, Alma Wiranta.


Sanksi yang tertuang didalam perwali nomor 37 tahun 2020 bisa dikatakan cukup unik. Sebab sanksi yang akan diterima oleh masyarakat atau para pelanggar adalah sanksi sosial berupa bersih-bersih fasilitas umum.
Dari hasil pantauan, sanksi ini pun sudah mulai diterapkan di Kota Bogor. Di pos cek poin Gunung Batu, sudah ada 9 pelanggar yang menjalani sanksi dengan membersihkan area sekitar cek point dengan mengenakan rompi bertuliskan ‘saya pelanggar PSBB’.


Sedangkan di titik cek point RSUD Kota Bogor sudah terjaring 14 pelanggar dan menjalani sanksi sosial ini. “Kamu berharap dengan adanya sanksi ini, kesadaran masyarakat di sisa waktu pelaksanaan PSBB tahap III ini bisa membaik,” tutup Alma.=WNC/SRF

You might also like