Warta Negeri
Informasi dalam genggaman

Usmar Curiga Penebangan Pohon Untuk Kepentingan Pembangunan Ruko

0 375


WNC – Penebangan pohon secara ilegal yang dilakukan orang tidak bertanggung jawab di Jalan Pajajaran, Kecamatan Bogor Timur, langsung disikapi serius oleh Pemerintah Kota Bogor.

Wakil Walikota Bogor Usmar Hariman langsung melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke lokasi, Selasa (23/5). Usmar mengaku geram dengan tindakan pelaku penebangan pohon secara ilegal, karena pohon pohon itu dilindungi dan siapapun yang menebang bisa terkena pidana. “Ini pelanggaran berat dan pelaku penebangan ini harus ditangkap. Saya minta dinas terkait membuat laporan dan kronologis, secepatnya membuat laporan juga ke kepolisian,” tegasnya.

Menurut Usmar, aspek kerugian atas pohon ini harus dihitung karena usianya sudah puluhan tahun, termasuk persoalan biaya pemeliharaan. Dengan adanya kejadian ini, harus dilihat juga aspek pelanggaran yang dilakukan oleh pelaku, sebagai bentuk efek jera. Penebangan pohon ini dilarang, apalagi Kota Bogor sedang giat-giatnya melakukan penghijauan, terutama disepanjang Jalan Pajajaran.
Usmar menduga bahwa perbuatan penebangan pohon secara ilegal itu untuk kepentingan usaha pembangunan ruko. “Saya minta dinas terkait segera investigasi dan mencari tahu siapa pelakunya. Tindakan tegas harus diberikan, dan pelaku harus diganjar hukuman setimpal,” tandasnya.
Terkait masalah adanya rencana pembangunan ruko, Usmar menegaskan, apabila sudah ada pelanggaran, maka pengajuan untuk perizinan ruko bisa tidak dikeluarkan oleh Pemkot Bogor. Semua rekomendasi untuk perizinan harus jelas, artinya seharusnya pihak pengusaha ini mengajukan dulu perizinan peruntukan dan perizinan penebangan pohon, apabila Pemkot Bogor mengizinkan, baru dilakukan penebangan. Tetapi karena sekarang sudah ditebang pohonnya, ini bisa menyulitkan kepengurusan perizinan.
“Kalau ada pelanggaran, maka perizinan apapun tidak akan dikeluarkan oleh Pemkot Bogor. Saya rasa cara seperti ini tidak baik, hanya mementingkan usaha, tetapi mengesampingkan kepentingan lingkungan dan lainnya. Ini pelanggaran berat dan harus dipidana pelakunya,” pungkasnya.=WNC/RIK

You might also like