Warta Negeri
Informasi dalam genggaman

Walikota Bogor Beberkan Sejumlah Kesepakatan Dengan RS Ummi

0 217

WNC – Wali Kota Bogor Bima Arya membeberkan kesepakatan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama RS Ummi setelah adanya pemeriksaan terhadap direksi RS Ummi oleh Polresta Bogor Kota pada Senin (30/11). Untuk ranah kepolisian dirinya tidak berkomentar.

“Itu kan ranah kepolisian,” ujar Bima kepada wartawan di depan gedung DPRD Kota Bogor pada Senin (30/11) sore.

Bima melanjutkan, kesepakatama antara Pemkot Bogor dan RS Ummi adalah pertama RS Ummi akan memperbaiki sistem koordinasi dan komunikasi di internal karena kelemahan itulah yang mengakibatkan berbagai persoalan kemarin.

“Kedua RS Ummi juga siap secara rutin berkomunikasi memberikan laporan dan berkoordinasi dengan pemkot terkait penanganan Covid-19 di Kota Bogor karena ini mandat dari UU,” tutur Bima.

Bima menerangkan, tadi pagi pihaknya menyurati direksi RS Ummi untuk meminta klarifikasi terkait dengan hal-hal yang perlu didapatkan data-datanya, pertama adalah mengenai SOP alur penanganan pasien dalam masa pandemi.

“Jadi harus ada SOP nya kemarin belum saya dapatkan. Kedua adalah SOP tentang screening Covid-19 dan penanganan dari SOP kewenangan dari dokter penanggung jawab pelayanan pasien, jadi di RS itu ada DPJP, kami ingin tahu alurnya bahaimana dan kami pastikan bahwa protokolnya berjalan dengan baik,” terangnya.

Bima menegaskan, jadi proses klarifikasi di RS Ummi tengah berjalan. Pemkot juga belum dapat hasil swab Habib Rizieq Shihab. Terkait apabila pihak MER-C belum bersertifikat, itu sudah di akui oleh pihak MER-C sendiri bahwa mereka tidak memiliki laboratorium.

“Jadi tes PCR yg dilakukan MER-C berarti dikirim ke laboratorium lain. Itu yang belum diketahui sampai sekarang, RS Ummi juga blm mendapatkan informasi terkait dengan labnya mana dan hasil swab nya,” tegasnya.

Saat ditanya, terkait adanya serangan netizen kepada Kasatpol PP di Instragram, Bima menanggapi hal itu merupakan hal biasa, setiap kebijakan setiap langkah pihaknya pasti ada pro dan kontra yang penting semuanya dilakukan berdasarkan aturan.

“Saya lihat semua sudah porposional, semua melangkah berdasarkan aturan,” pungkasnya.=WNC/RZM

You might also like